6 Jenis Bahan Kaos Polos yang Umum Dipakai

Dari sekian banyak orang, tidak sedikit yang tidak mengetahui bahan dasar dari sebuah pakaian. Apalagi kaos yang sering dipakai, jenis bahan kaos tidak terlalu diperhatikan. Orang-orang hanya akan memerhatikan apakah kain kaos nyaman, lembut atau kasar.

Jika anda salah satu orang yang tidak terlalu peduli dengan jenis kaos polos, sebaiknya anda perlu mengubahnya. Seseorang juga sangat perlu untuk mengetahui jenis bahan pada kaos polos. Tujuannya tentu agar mendapatkan kaos yang nyaman. Agar tidak salah pilih kaos polos, berikut ini jenis bahan kaos polos yang umum dipakai.

bahan kaos oblong

1. 100% Cotton Combed

Mengetahui jenis bahan sebuah pakaian tentunya akan sangat bermanfaat bagi diri sendiri. Anda akan menjadi tahu kualitas dari pakaian tersebut. Dan jenis bahan yang umum dipakai pada kaos polos adalah 100% cotton combed.

Ini adalah jenis bahan premium dalam pembuatan kaos polos. Maka tidak mengherankan jika harga kaos polos berbahan 100% cotton combed mahal karena serat benangnya yang sangat halus. Berdasarkan jenis benang, bahan ini memiliki beberapa jenis meliputi 20s, 24s, 30s, 40s. Dan semakin tinggi angka, maka semakin halus dan mahal pula kainnya.

2. 100% Cotton Carded

Kualitas dari bahan kain ini sedikit kurang dari 100% Cotton Combed. Bahannya halus, tetapi masih kurang halus daripada jenis bahan yang pertama.

Biasanya jenis bahan ini biasa digunakan untuk kaos di target pasar menengah karena harganya yang relatif lebih murah dibandingkan 100% cotton combed. Meskipun begitu, jenis kain ini masih nyaman dipakai karena terbuat dari 100% serat kapas asli alam.

3. Cotton Viscoise

Jenis bahan yang biasa dikenal CVC ini merupakan sebuah bahan campuran. CVC merupakan bahan campuran antara 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Meskipun campuran, jenis kain ini memiliki kelebihan tersendiri.

Adapun kelebihannya adalah bahan ini memiliki tingkat susut pola (Shrinkage) yang lebih kecil dari bahan cotton. Bahan ini masih nyaman dipakai dan mampu menyerap keringat dengan baik.

4. Teteron Cotton

Teteron Cotton atau TC merupakan jenis bahan campuran yang biasa digunakan untuk pembuatan kaos. Ini merupakan jenis bahan campuran dari 35% cotton combed dan 65% Polyester (Teteron). Jika kita membandingkan jenis kain ini dengan katun, tentunya kualitasnya sangat berbeda. Kaos bebahan katun itu adem dan mudah menyerap keringat.

Sementara Teteron cotton kurang baik dalam menyerap keringat. Selain itu, jenis kain ini agak panas. Jika anda mudah berkeringat atau kegerahan, sebaiknya hindari menggunakan kaos berbahan Teteron Cotton. Meskipun begitu, jenis kain ini lebih tahan melar bahkan ketika dicuci beberapa kali. Harganya pun relatif murah.

5. Polyester (PE)

Jenis bahan kain Polyester atau PE berbeda dengan Teteron Cotton. Jenis bahan satu ini terbuat dari serat sintetis dari hasil minyak bumi yang kemudian dibuat menjadi bahan kaos. Bahan kaos dihasilkan tadi berupa serat fiber poly. Karena sifat bahan dasar Polyester, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat. Anda akan mudah gerah dan panas ketika memakai kaos berbahan Polyester PE.

6. Hyget

Kemudian jenis bahan keenam yang umum dipakai untuk membuat kaos adalah Hyget. Ini adalah jenis bahan yang terbuat dari plastik tetapi lebih tipis. Kain ini biasa digunakan pada kaos kampanye partai, kaos tipis yang merayang. Harganya pun sangat murah. Biasanya orang-orang tidak suka memilih kaos berbahan Hyget di pasar karena kainnya yang tipis.

Demikian itu adalah 6 jenis bahan kain yang sering digunakan untuk pembuatan kaos polos. Hal inilah yang membuat harga kaos polos berbeda-beda. Tergantung jenis kain yang digunakan, harga kaos polos akan sangat terjangkau dan sangat mahal. Selain itu, desain dan merek kaos pun bisa memengaruhi harga ya.

Tinggalkan komentar